6 Hal Yang Harus Anda Lakukan Sebelum Menggunakan Payroll Software

Mengubah cara kerja pengelolaan penggajian dari sistem manual menuju sistem software diperlukan adaptasi pola kerja yang tekun dan tidak perlu jadi hal yang menakutkan. Walaupun harus dimulai dari bagaimana mentransfer informasi penggajian atau menaruh nomor identifikasi pajak. Hal ini bukan berarti pekerjaan akan lebih berat. Dapat dipastikan, dengan menggunakan payroll software, anda tentunya akan sangat berterima kasih kepada developer aplikasi bahkan penyedia vendor aplikasi ini. Ada banyak pertanyaan yang biasa diajukan tentang payroll software. Sebelum memulai semuanya, inilah 6 hal yang harus anda lakukan sebelum menggunakan Payroll Software. 

payroll software

1. Pastikan Payroll Software memenuhi kebutuhan Anda

Tentukan apa yang dibutuhkan bisnis anda pada sebuah payroll software. Apakah fitur payroll software tersebut mencakup minimal fitur-fitur ini: (1). Pengajuan dan penyetoran pajak gaji; (2) Pencetakan formulir; (3) Akses karyawan; (4) Kompatibilitas Seluler; serta (5) Pelacakan waktu dan kehadiran kerja karyawan.

Dengan mengetahui kebutuhan komponen penggajian tersebut, tugas anda hanya perlu mensortir payroll software yang tidak akan sesuai dengan bisnis yang dijalankan.

2. Kumpulkan informasi tentang bisnis dan karyawan Anda

Ketika mulai menggunakan payroll software, anda harus memasukkan informasi bisnis berupa company profile dan data karyawan serinci mungkin. Pastikan isian data perusahaan sesuai dengan legalitas perusahaan yang sudah diresmikan oleh ketentuan pemerintah Indonesia. Untuk isian informasi karyawan, biasanya lebih meminta informasi nama, alamat, nomor KTP, NPWP, dan lainnya.

Baca Juga  Kereta Berteknologi Mirip Supersonik

3. Mencari tahu tarif dan tenggat waktu pajak

Dalam beberapa ketentuan pajak di Indonesia, ada beberapa pajak yang harus dilaporkan seperti PPH 21, SPT Masa, dan lainnya. Informasi mengenai tarif dan tempo pembayaran akan cukup membantu agar pemotongan pajak dari gajih karyawan dapat dilakukan. Walaupun sistem payroll software sudah menyediakan formulir pajak beserta kelengkapannya, pastikan untuk memverifikasi tarif dan tenggat waktu pembayaran pajak per bulannya pada kantor pajak setempat. Setelah informasi akurat dan lengkap, barulah memasukkan data pada payroll software. Hal ini akan sangat membantu payroll software untuk menghitung dengan benar berapa banyak potongan pajak dan kapan harus disetorkan ke negara.

4. Pilih Periode Pembayaran

Anda perlu mengatur sebuah penetapan periode pembayaran dalam payroll software. Apakah pembayaran tersebut berupa pembayaran mingguan atau bulanan. Periode ini hanya memastikan bahwa karyawan diberikan kompensasi dengan tepat dan benar.

5. Tetapkan upah karyawan  

Mengatur besar gaji karyawan dan beberapa kompensasi lainnya dalam payroll software adalah langkah selanjutnya. Artinya, anda harus memasukkan beberapa kompensasi upah selain gaji pokok karyawan anda. Contohnya tarif lembur, bonus, tunjangan, uang transportasi, atau lainnya yang sesuai dengan kesepakatan bersama. Komponen-komponen tersebut dapat juga diperoleh dari daftar gajih yang sudah dijalankan secara manual sebelumnya.  

6. Tentukan Opsi Penyimpanan Data  

Ketika payroll software sudah sesuai digunakan, anda dapat menyimpan seluruh data tersebut secara format digital. Apakah data ingin disimpan secara on premise atau cloud. Untuk lebih memahami hal ini, pelajari lagi artikel tentang payroll software on premise atau cloud.

Setelah mengetahui kebutuhan dan informasi yang diperlukan untuk payroll software, pastinya pekerjaan penggajian akan harus lebih mudah. Yang diperlukan hanya memasukkan semua informasi ke dalam payroll software saja. Seperti disebutkan sebelumnya, mengubah cara melakukan penggajian tidak harus menakutkan. Tujuan utamanya adalah menemukan solusi yang terbaik bagi sistem administrasi penggajian. Salah satu payroll software yang tahu solusi ini adalah LinovHR software HR. Semuanya disediakan untuk kebutuhan bisnis anda. Ayo, bergabung bersama LinovHR disini untuk kemudahan payroll software seperti yang sudah terpapar dalam artikel ini.

Baca Juga  Pemimpin Perusahaan Teknologi Besar Menolak Kebijakan Anti Imigran
Artikel Terkait