Drone Berpenumpang Memulai Uji Coba Operasi

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr

Drone Berpenumpang – ­Mungkin kebanyakan kita menjumpai drone sebagai perangkat mini yang memiliki empat baling-baling di tiap sudutnya. Drone biasanya memiliki dimensi berukuran kecil dan hanya sebatas perangkat penunjang hobi atau berfungsi membantu pekerjaan sehari-hari. Namun anggapan tersebut tampaknya bakal sirna setelah kita menemui drone berukuran besar dan hebatnya lagi bisa menampung penumpang. Tidak hanya kamera, wahana terbang nirawak alias drone pun mampu membawa penumpang. Drone berpenumpang ini rencananya akan segera berseliweran di langit Dubai dalam beberapa bulan ke depan.

Timur Tengah Terpikat Drone Berpenumpang

Pemerintah kota di Uni Emirat Arab itu mengumumkan bakal mulai mengoperasikan drone untuk penumpang pada Juli mendatang. Sebuah perusahaan aeronautika Cina, EHang, meluncurkan teknologi pesawat tanpa awak terbaru yang dapat membawa orang, EHang 184, di pameran Consumers Electronic Show (CES) 2016, Las Vegas, AS. Di mana ajang ini banyak dimanfaatkan oleh deretan perusahaan teknologi untuk memamerkan inovasi terbarunya lewat produk-produk canggih. Ajang CES 2016 sendiri, kali ini tidak hanya menampilkan beragam flagship berupa smartphone atau laptop saja, tetapi juga terdapat drone modern yang mampu mengangkut penumpang seperti layaknya helikopter.

Bentuknya serupa quadcopter berukuran super besar berbekal empat buah lengan baling-baling di empat penjurunya yang seimbang. Di tengah terdapat cockpit yang muat untuk satu orang. EHang 184 mampu menempuh jarak 49 km dan membawa penumpang dengan bobot higga 117 kg termasuk penumpang tunggal dan tas kecil untuk terbang setidaknya selama 23 menit. Terbang otomatis. Penumpang tinggal memilih akan menuju ke mana, lalu memakai sabuk pengaman sebelum memulai penerbangan. EHang 184 akan berkomunikasi via jaringan 4G dengan control center di darat.

Baca Juga  Tren Konsep Smartphone Tanpa Bezel Di Indonesia

EHang 184 pun telah menguji teknologinya di Cina, termasuk pengujian penerbangannya dengan manusia. Hingga saat ini, perusahaan Aeronautika tersebut sudah melakukan uji penerbangan dengan manusia di atas 1.000 jam, dengan rencana dua atau tiga kali lipat dari itu selama beberapa bulan ke depan. Jika mengalami kondisi darurat di saat sedang mengudara atau terjadi kerusakan sistem, pesawat akan mengikuti kendali pilot di sebuah pusat kendali yang nantinya akan menavigasi dengan aman ke tanah.

Drone Berpenumpang

Apabila rencana ini berjalan mulus, Dubai akan menjadi kota pertama yang menerbangkan drone berpenumpang. Selain Dubai, negara di bagian Nevada di AS juga telah diketahui sedang berupaya memeroleh izin lembaga penerbangan FAA untuk dapat menerbangkan EHang 184.

Flying Car Melalui Sudut Pandang Perusahaan Israel

Lain Dubai dan Cina, lain pula Israel. Berbeda fungsi dan tujuan awal penggunaannya dibanding Dubai ataupun China, setelah pengembangan selama 15 tahun, sebuah perusahaan teknologi asal Israel optimis dan siap menjual drone berpenumpang pertama di dunia. Drone itu siap dijual pada tahun 2020 mendatang. The Cormorant, disebut sebagai mobil terbang (flying car) dengan kecepatan 185 km/jam. Total harga Cormorant diperkirakan US$ 14 juta (Rp 187 miliar).

Para pengembang dalam tim Urban Aeronotika meyakini drone yang memanfaatkan rotor internal dibanding pemakaian baling-baling helikopter tersebut, mampu mengevakuasi seseorang dari lingkungan yang berbahaya atau memungkinkan kekuatan militer mengamankan akses.

Baca Juga  Berikut 3 Game Yang Diprediksi Akan Populer di 2017

Yoeli mengatakan drone lebih aman dibanding helicopter, sebab benda ini mampu terbang di sela-sela antar bangunan dan di bawah sambungan kabel listrik. Walau demikian, The Cormorant belum memenuhi semua standar Lembaga Aviasi Federal (FAA) AS. Namun, seorang ahli industri kemudian mengatakan bahwa teknologi itu dapat menyelamatkan nyawa

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr
Artikel Terkait