Pengembangan Teknologi Autentikasi Wajah Apple

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr

Teknologi Autentikasi Wajah – Seiring berkembangnya jaman, keinginan dan kebutuhan manusia terus bertambah sementara waktu yang ada tetaplah konstan. Di jaman yang serba diperlukan kecepatan, keamanan dan mutliguna, para ilmuan bersama perusahaan yang berkepentingan terus melakukan inovasi teknologi guna menjawab tuntutan jaman. Setelah teknologi autentifikasi sidik jari ditemukan, kini perusahaan besar iPhone meluncurkan handphone yang dilengkapi dengan teknologi autentifikasi wajah. Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas teknologi autentifikasi wajah yang baru-baru ini dikeluarkan oleh iPhone.


Analis Appel terpercaya dari KGI, yaitu Ming-Chi Kuo, melaporkan bahwa mereka percaya Apple ingin melompati teknologi autentifikasi sidik jari yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 melalui iPhone S5 sekaligus menyempurnakan sensor yang 2x lebih cepat untuk iPhone 6s, juga mengandalkan beberapa teknologi biometrik baru, yang memungkinkan iPhone baru dan iPad untuk mengaplikasikan fitur desain ‘nol bezel’.

Touch ID saat ini adalah sensor kapasitif, KGI percaya perusahaan akan menggantikannya dengan sensor sidik jari optik baru serta sensor pengenalan wajah. Sensor optik yang diperlukan untuk Apple untuk menjalankan visi iPhone nol-bezel, saat ini dikabarkan adalah iPhone 8.

Laporan KGI mengatakan bahwa ‘di bawah kaca’ desain komponen pengenalan sidik jari yang saat ini digunakan di iPhone tidak sepenuhnya memenuhi persyaratan karena faktor layar. Dengan demikian, Apple akan pindah ke ‘bawah panel’ sistem. Ini berarti meninggalkan teknologi kapasitif Apel yang diperoleh dengan pembelian AuthenTec pada 2013 dan pindah ke sebuah sensor optik jenis.

Baca Juga  Pemimpin Perusahaan Teknologi Besar Menolak Kebijakan Anti Imigran

Meski demikian, sensor sidik jari optik harus kompatibel dengan gangguan sinyal dari panel OLED fleksibel yang diharapkan akan digunakan pada Phone 8 dan itu membuat produksi jauh lebih sulit. KGI mengatakan bahwa sensor optik masih dalam tahap pengembangan awal, sehingga masih belum pasti bahwa teknologi itu akan menjadi debut pada peluncuran iPhone 8 tahun ini.

Sampai saat ini, Touch ScreenID Home Button pada Apple telah ada dalam dua versi: sensor asli yang memulai debutnya dengan iPhone 5s dan 2x lebih cepat, kedua sensor generasi yang disertakan pada  iPhone S6. Laporan independen tentang iPhone utama berikutnya, datang di musim gugur, mengklaim bahwa Apple akan mengintegrasikan Home Button ke layar untuk mengurangi bezel di bagian depan.

Beberapa bentuk teknologi pengenalan wajah juga dikabarkan telah menjadi bagian dari fitur iPhone 8  tentpole. KGI mengatakan bahwa Apple condong ke arah pengakuan penuh-wajah daripada biometrik pengenalan iris. Akhirnya, perusahaan percaya Apple akan mengandalkan pengenalan wajah untuk otentikasi dan menjalankan program serta menghilangkan sensor ID Sentuh seluruhnya. Timeline untuk ini tidak jelas dan lagi tampaknya masih jauh di masa depan.

Teknologi Autentikasi Wajah

Untuk saat ini, KGI mengatakan Apple akan bergantung pada kombinasi sidik jari dan deteksi wajah sensor, bukan sepenuhnya menggantikan teknologi autentikasi sidik jadi. Ini perlu dicatat bahwa laporan tidak mengikat pada setiap produk Apple tertentu, bahkan jika rumor lain yang beredar tentang pengenalan wajah untuk iPhone 8, KGI belum tentu mendukung sentimen  pada tahap ini

Baca Juga  Drone Berpenumpang Memulai Uji Coba Operasi

Teknologi autentikasi wajah adalah teknologi yang kini tengah dikembangkan oleh iPhone untuk memberikan keamanan pada konsumen saat menggunakan iPhone. Tentunya perkembangan teknologi ini akan sangat dinanti-nanti oleh pecinta iPhone diseluruh dunia. Apakah Anda tertarik untuk membeli iPhone 8? Jika iya, nantikan saja peluncuran iPhone 8 yang rencananya akan rilis tahun ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr
Artikel Terkait