Toyota Kembangkan Robot untuk Lansia

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr

Robot untuk Lansia – Pepatah yang mengatakan “Anda hanya setua Anda merasa” adalah koin dengan dua sisi. Sementara pepatah itu mungkin dimaksudkan untuk menginspirasi serta memberikan sudut pandang yang sehat. Namun pepatah itu bisa memberikan efek yang buruk apabila kita terlena tampa mempersiapkan bekal untuk masa tua kita. Beberapa kejadian yang dihadapi pada  musim gugur tahun lalu di Jepang telah memberikan pelajaran yang sangat berharga. Itu sebabnya Toyota telah mengembangkan sebuah robot prototipe pembantu yang akan mendukung kebutuhan yang terus meningkat seiring berjalannya waktu untuk perawatan lansia jangka panjang yang akan kita hadapi dalam beberapa dekade mendatang.

Robot untuk Lansia

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan bahwa 22 persen dari populasi dunia akan berusia lebih dari 60 tahun pada tahun 2050 mendatang. Untuk merawat generasi tahun 1980an ini, Toyota telah mengembangkan Human Support Robot (HSR) prototipe, yang merupakan langkah pertama dalam menciptakan perangkat yang mampu memberikan bantuan praktis kepada orang tua dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Robot untuk Lansia itu Toyota HSR

Berdiri tidak lebih dari ketinggian 3 kaki, silinder HSR dapat memperpanjang dirinya hingga ketinggian 4.5 kaki. Menggelinding pada platform omnidirectional, robot untuk lansia itu dapat melakukan sejumlah tugas untuk membantu orang dengan lengan yang melipat dan juga menggenggam gripper.

 

Jika memiliki “genggaman gripper” di sekitar yang lebih tua akan terdengar meragukan, Anda tidak perlu khawatir dan mendaftar untuk asuransi masa tua dulu. Robot pembantu dirancang dengan sensor torsi dan dengan kontrol compliant sendi, yang berarti mereka akan memberi jalan ketika mendorong dan tidak akan memberikan perlawanan pada setiap perintah yang Anda berikan.

Baca Juga  Proses Teknologi Wireless Charging Baru

Robot HSR robot  otonom yang dapat melakukan segala sesuatu menurut kehendak mereka sendiri, tetapi dioperasikan secara lokal dan di kontrol menggunakan tablet interface yang dikenalikan oleh seorang penolong. Pengguna dapat melihat dan mendengar apa yang robot  SHR lihat berkat beberapa kamera depan-mount dan array mikrofon. Sebuah layar warna dan juga speaker memungkinkan setiap orang dalam perawatan robot penolong untuk melihat dan berkomunikasi dengan operator robot tersebut. Bila tidak dikendalikan, Robot HSR bisa “mengambil” setiap benda yang ia lalui.

Toyota berencana untuk mengadakan “hackathon” di showroom Web Mega-berbasis di Tokyo pada 31 Agustus – 2 September mendatang. Delapan tim akan bersaing untuk mengembangkan aplikasi inovatif untuk HSR, dengan hadiah menjadi development kit gratis. Jumpstarting semacam inovasi sekarang ini mudah-mudahan akan berarti lebih artikulatif, mampu, dan bahkan perangkat robot otonom akan memberikan pelayanan kepada Anda dalam beberapa dekade mendatang.

Robot untuk lansia adalah robot yang sedang dikembangkan untuk menjadi lebih sempurna oleh Toyota. Robot ini sudah ada dipasar Jepang dan dapat Anda temukan di gerai resmi Toyota. Robot SHR ini tentu akan sangat membantu para orang tua di masa depan. Namun sebelum berencana untuk membelinya, sebaiknya Anda perlu memikirkannya baik-baik. Perlu digaris bawahi disini, robot ini tidak akan bisa memberikan pelayanan sepenuhnya seperti yang bisa manusia lakukan. Robot itu bisa membantu Anda untuk kegiatan fisik, tapi tidak bisa untuk kegiatan psikologis. Contoh halnya adalah Anda tidak akan bisa berbicara dan mendiskusikan sesuatu dengan robot tersebut. Hidup Anda akan terasa hampa. Karena sekali lagi, robot bukanlah manusia yang mempunyai akal dan budi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Baca Juga  Cara Sembunyikan Stories Instagram dari Follower
Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr
Artikel Terkait